Mencampur aduk kan kebenaran dan kebatilan-M.HASAN AUINUL TAQIN (HERCULES)
Mencampur aduk kan kebenaran dan kebatilan
Kebenaran adalah sesuatu yang baik yang diperintahkan oleh ajaran Islam, sedangkan kebathilan mencakup segala yang buruk, yang dilarang oleh ajaran Islam. kebenaran penting untuk pertumbuhan pribadi, pengambilan keputusan, perilaku etis, dan kesejahteraan individu dan masyarakat secara keseluruhan manfaaat menyampaikan kebenaran Hidup menjadi lebih tentram, tenang, dan sejahtera. Ayat ini jelas menunjukan keharaman melakukan pencampur adukan kebenaran dengan kebatilan, karena akan menyebabkan ketidak jelasan kebenaran itu sendiri.
Menurut islam Kebatilan adalah perbuatan yang sangat rendah dan juga hina.
نْ تَعْلَمُوْنَ وَأَنْتُمْ الْحَقَّ وَتَكْتُمُوا بِالْبَاطِلِ الْحَقَّ تَلْبِسُوا وَلَا
wa lâ talbisul-haqqa bil-bâthili wa taktumul-haqqa wa antum ta
" Janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (jangan pula) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahui(-nya)"
Kebenaran penting, baik bagi kita sebagai individu maupun bagi masyarakat secara keseluruhan. Sebagai individu, bersikap jujur berarti kita dapat tumbuh dan dewasa, belajar dari kesalahan kita . Bagi masyarakat, kejujuran menciptakan ikatan sosial, sedangkan kebohongan dan kemunafikan menghancurkannya. Orang yang terbiasa berbicara bohong dan dusta serta berbuat curang itu memiliki penyakit hati. Jika kebiasaan buruk ini tidak dihentikan, maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan balasan yang sangat pedih.
Dampak negatif dari berbohong yaitu :
1. dilarang agama, menjadikan dirinya tidak dipercaya orang lain,
2. merugikan orang lain,
3. menjadi karakter karena terus menerus dilakukan dan tertekan jiwanya karena bertentangan dengan nuraninya
M.HASAN AUINUL TAQIN (HERCULES)
Comments
Post a Comment